TALKSHOW RAMADHAN: MANISNYA IMAN

/ kurmamedia

Talkshow Ramadhan “Manisnya Iman Saat Kita Mengenal Hijrah” (12/6) di Masjid Raya Bandung bersama Reza (ex.NOAH) dan Caesar (ex. YKS) serta moderator Ust. Hervi Firdaus, Lc.

 

Ahad (12/6), komunitas Al Fityah Bandung bekerja sama dengan Dompet Dhuafa Jawa Barat usai menggelar acara Talkshow Ramadhan berjudul “Manisnya Iman Saat kita Mengenal Hijrah” di Masjid Raya Bandung, Jl. Asia Afrika. Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak kembali masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala, memakmurkan masjid serta mempererat Ukhuwah Islamiyah. Selain acara inti, talkshow bersama Reza (ex. NOAH) dan Caesar (ex. YKS), acara ini pun meliputi tasmi (menyimak) Al-Qur’an yang dibacakan oleh saudara Yashin Al Fadhani (Hafal 30 Juz umur 10 tahun). Sementara di luar masjid panitia membuka stand layanan kesehatan gratis dan cek bacaan Al-Qur’an juga gerai zakat Dompet Dhuafa Jabar.

Ketua Pelaksana program Ramadhan dari Dompet Dhuafa Jabar, Ega Wiguna, menjelaskan  bahwa alasan ketertarikan kerja sama ini karena adanya keselarasan dengan komitmen DD Jabar dalam membentuk karakter sumber daya manusia, salah satunya dengan membentuk program dakwah. Acara pun terselenggara berkat adanya kerjasama dengan beberapa pihak, yaitu komunitas Qur’anic Generation (Q-Gen), Keluarga Mahasiswa Islam Universitas Widyatama (KaMI Utama), Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran UNISBA, dan Depkis BEM FK UNISBA.

Acara berlangsung ramai dan lancar sejak dibuka oleh MC pukul 14.00 hingga 17.45 atau menjelang berbuka puasa. Animo masyarakat pun sangat dirasakan oleh panitia. Lebih dari 150 orang pengunjung turut hadir mengikuti jalannya acara. Bahkan sejak awal dibukanya stand kesehatan gratis di selasar Masjid, para pengunjung rela antre demi mendapatkan pelayanan tersebut. “Rata-rata partisipan layanan kesehatan ini berusia 30 tahun ke atas, jarang ada yang muda-muda. Keluhannya pun hanya seputar pegal-pegal,” kata Fadli, mahasiswa Kedokteran UNISBA, selaku koordinator layanan kesehatan.  

            Dengan adanya acara semacam ini diharapkan mampu memfasilitasi masyarakat agar dapat mempelajari dan memperdalam ilmu agama Islam. Dikemas secara sederhana berupa  obrolan santai, namun berkesan dan mendidik para pengunjung. Ibu Nino (65), salah satu peserta acara asal Tega-Lega, merasakan secara langsung kebermanfaatan acara ini. “Biasanya saya ke sini (Masjid Raya Bandung) buat ikut pengajian. Tapi karena lihat ada acara ini ya jadi ikutan. Acaranya mendidik ya dan jarang ada acara seperti ini di sini..,” tuturnya dengan antusias.