GARUT- Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Garut sejak beberapa hari lalu, menyebabkan pergerakan tanah terjadi di Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Jumat (19/2). Menurut informasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dilaporkan, sedikitnya 127 rumah warga terdiri dari 43 rumah permanen dan 84 rumah panggung dikabarkan mengalami kerusakan.
“Dari hasil laporan sementara tim relawan di lapangan, 116 rumah masih terancam akibat pergerakan tanah. Kerusakan besar terjadi pada pondasi bangunan dan mengalami keretakan pada dinding,” ujar Faisal Anwar, Tim Respon Dompet Dhuafa Jabar saat dihubungi pada Senin (22/2).
Pergerakan tanah yang berujung terjadinya longsor di Desa Sindangsari ini membuat warga yang berjumlah 282 KK, 571 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi di Posko Pengungsian yang terletak 1 kilometer dari lokasi bencana. Sebagian warga lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat mereka. Melihat kondisi yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Garut kini tengah mempersiapkan relokasi tempat tinggal untuk warga.
“Saat ini warga masih menunggu keputusan resmi dari Bupati Garut untuk wilayah relokasinya. Kemungkinan dilihat dari kondisi bencana, semua warga harus direlokasi,” papar Faisal.
Sementara itu, untuk bantuan bagi warga terdampak, Faisal menuturkan, warga yang berada di Posko Pengungsian saat ini sangat membutuhkan bantuan logistik berupa sembako dan bantuan obat-obatan. Dikabarkan, beberapa pengungsi yang berusia lanjut mulai mengalami gangguan kesehatan.
“Warga di pengungsian sangat membutuhkan bantuan logistik berupa sembako, juga obat-obatan. Karena di posko pengungsian hanya tersedia air mineral saja, untuk logistik makanan belum ada bantuan,” jelasnya.
Rencananya, Tim Respon Dompet Dhuafa Jabar, bersinergi dengan Disaster Management Center (DMC), dan masyarakat setempat akan mendirikan Dapur Umum, Posko Hangat, MCK Darurat dan menambah tenda pengungsian. Selain itu trauma healing dan Sekolah Ceria juga akan segera digelar untuk warga di Posko Pengungsian. (Dompet Dhuafa/Uyang)