• about us
  • our offices
  • conversations
  • media
  • contact us
Donate Now
HOME > WHAT WE DO > PROGRAMS > SOCIAL DEVELOPMENT > PENGELOLAAN BENCANA
Disaster Management Center Dompet Dhuafa selanjutnya disingkat menjadi DMC adalah jejaring pelaksana program kebencanaan Divisi Relief Dompet Dhuafa.
PENGELOLAAN BENCANA
Tugas pokok DMC adalah menjadi garda terdepan pengelolaan kebencanaan, baik dalam maupun luar negeri.

Disaster Management Center Dompet Dhuafa selanjutnya disingkat menjadi DMC adalah jejaring pelaksana program kebencanaan Divisi Relief Dompet Dhuafa. Tugas pokok DMC adalah menjadi garda terdepan pengelolaan kebencanaan, baik dalam maupun luar negeri. Kebencanaan yang dimaksud adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa ; gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor, termasuk di dalamnya kebakaran. Untuk memahami tugas pokok DMC-DD tersebut, maka perlu diketahui terlebih dahulu bahwa terdapat 3 fase utama dalam pengelolaan kebencanaan, meliputi : masa sebelum terjadi bencana (pra bencana), saat terjadi bencana dan setelah terjadi bencana.

Masa sebelum terjadi bencana lebih dikenal sebagai fase mitigasi. Dalam fase ini DMC-DD mengambil peran strategis dalam melakukan kampanye pengurangan resiko bencana berbasis komunitas. Metode yang digunakan antara lain diskusi public berupa seminar, milis, bincang-bincang, training, dsb. Metode lainnya adalah berbasis media, baik media cetak maupun elektronik yaitu berupa leaflet, brosur, website, film, perpustakaan, dsb. Yang tak kalah pentingnya adalah metode role play berbasis komunitas. Metode ini menggunakan nama kampong tanggap bencana disingkat kata bencana. Kata bencana mentargetkan hasil lahirnya kesadaran masyarakat tentang kewilayahan dan potensi bencananya, serta keterlibatan mereka dalam aktivitas pengurangan risiko bencana.

Tahapan berikutnya adalah masa setelah terjadinya bencana. Masa ini terdiri dari 2 bagian besar. Pertama sering disebut sebagai masa pemulihan/recovery. Program-program recovery bertujuan membantu para korban bencana agar segera pulih dari traumannya dan menjalani aktifitas kesehariaannya, seperti trauma healing, sekolah darurat, pelayanan orang cacat dan jompo serta ibu hamil, dan lain-lain. Fase ini juga menginisiasi pelibatan komunitas untuk bergabung menjadi relawan aktif membantu aktifitas posko dan pengelolaan pengungsian. Ke dua masa pembangunan kembali/rekonstruksi, yang ditandai dengan pembangunan hunian sementara yang menjadi tempat berteduh para pengungsi untuk 1 – 2 tahun, hingga mereka dapat kembali hidup normal di rumah tinggalnya secara permanen. Termasuk pembangunan infrastruktur/sarana/prasarana, fasulitasa umum/social lainnya.

Khusus pengelolaan bencana luar negeri, dalam rangka Diplomasi kemanusiaan, DMC menjadi tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang diutus untuk beberapa tujuan: Memberikan bantuan pragmatis korban sesuai kebutuhan yang paling mendesak; membangun aliansi strategis dalam bentuk jaringan komunikasi dan kerjasama dengan lembaga internasional, regional, maupun lokal di kawasan bencana, hal ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan program jangka panjang dan stratgis di lokasi bencana; dan meningkatkan hubungan koordinasi dengan perwakilan Pemerintahan Indonesia di Negara tersebut

 

Lebih lanjut tentang Disaster Management Center klik: Disaster Management Center