• about us
  • our offices
  • conversations
  • media
  • contact us
Donate Now
HOME > DETAIL > Menengok Peternak Binaan Dompet Dhuafa Jabar Pasok Hewan Kurban
PEMBERDAYAAN

Menengok Peternak Binaan Dompet Dhuafa Jabar Pasok Hewan Kurban

11 Agustus 2017
Menengok Peternak Binaan Dompet Dhuafa Jabar Pasok Hewan Kurban

BANDUNG—Menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, peternak binaan Dompet Dhuafa Jabar tengah sibuk mempersiapkan hewan terbaiknya sebagai pasokan untuk program Tebar Hewan Kurban (THK). Hal ini seperti yang dialami para peternak binaan Dompet Dhuafa Jabar di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Para peternak di Desa Mekarmanik tersebut tergabung dalam Kelompok Peternak Sauyunan. Mereka merupakan salah satu kelompok yang menjadi penerima manfaat program pemberdayaan peternak “Kampoeng Ternak” Dompet Dhuafa Jabar.

“Jauh sebelum menjelang Idul Adha, melalui program Kampoeng Ternak, peternak binaan kami seperti di Desa Mekarmanik ini diberi bibit ternak dan pendampingan intensif terkait kurban. Menjelang Idul Adha, hewan mereka kami beli untuk program Tebar Hewan Kurban,” terang Manager Program Dompet Dhuafa Jabar, Sri Apriyanti di lokasi pemberdayaan Desa Mekarmanik, Kabupaten Bandung, Kamis (10/8).

Sri menjelaskan, Program THK adalah perwujudan dari model bisnis sosial yang turut mengangkat perekonomian para peternak binaan yang telah ada selama ini.  

Dalam proses persiapannya, Dompet Dhuafa melakukan berbagai upaya agar hewan kurban THK memiliki kualitas yang sesuai dengan standar kepatutan kurban.

“Oleh karena itu, salah satunya Dompet Dhuafa Jabar melakukan pengendalian mutu (quality control) secara berkala kepada hewan kurban di peternak binaan kami,” ujarnya.

Tebar Kurban untuk Warga Dhuafa

Melalui program THK Dompet Dhuafa Jabar, daging kurban dapat terdistribusi setidaknya di tujuh wilayah di provinsi Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Ciamis.

Di wilayah-wilayah tersebut, daging akan didistribusikan ke masyarakat yang kurang mampu. Sebagaimana salah satu gagasan program di awal bergulir, agar daging kurban tidak menumpuk di kota-kota besar.

Selain di Jawa Barat, wilayah lain di Nusantara yang menjadi wilayah distribusi THK antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, hingga Maluku Utara.

Wilayah-wilayah yang menerima penyaluran hewan kurban THK mayoritas diterima masyarakat yang rawan kurang gizi, terbelakang, miskin, daerah yang terkena bencana dan kerusuhan, kawasan dalam pegunungan, pesisir pantai, hingga pulau terluar dalam negeri ini,” kata Sri Apriyanti.

Untuk memudahkan masyarakat dan donatur untuk berkurban, Dompet Dhuafa Jabar mempersiapkan berbagai layanan. Dompet Dhuafa Jabar menghadirkan kemudahan menunaikan kurban melalui kanal perbankan (seperti ATM dan Internet Banking), menghadirkan 21 konter di beberapa mall, perkantoran, dan pusat belanja di Kota Bandung, Cimahi, dan Cerebon.

"Ada pula layanan jemput kurban dan konsultasi seputar kurban. Berbagai layanan dipersiapkan agar masyarakat kian mudah dalam menjalankan ibadah kurban," kata Manager Fundraising Dompet Dhuafa Jabar, Yogi Achmad Fajar.

Yogi menerangkan, setelah donatur melakukan pembayaran untuk kurban, mereka akan langsung mendapatkan konfirmasi melalui pesan singkat seluler dan surat eleketronik (surel). Setelah mendapatkan surel, mereka akan mendapatkan tautan untuk bisa memilih lokasi kurban.

“Sesuai tagline kampanye tahun ini, ‘Tentukan Lokasi Berkahmu’, para pekurban bisa memilih lokasi kurban mereka. Tentu saja lokasi yang ada di dalam daftar yang telah kami sediakan,” imbuh Yogi.

Tidak sampai di situ, saat pelaksanaan kurban pada hari raya ataupun hari tasyrik, para donatur akan kembali mendapatkan informasi bahwa kurban mereka telah disembelih. Puncaknya, sekitar sepekan setelah pelaksanakan kurban mereka akan mendapatkan laporan kurban lengkap dengan foto.

“Semua dilakukan untuk akuntabilitas dan bagian layanan maksimal kami kepada para donatur,” pungkas Yogi.

 

Berita Terkait


Berikan komentar Anda


9 + 2 =